"Ingin sedikit bebagi dalam kesendirian,dalam keramaian,dalam kemalasan,dalam cinta,dalam bahagia,dan pada batas terdalam rasa yang ku miliki untuk NYA...andai bibir tak lagi berbicara..mungkin ini yang tersisa"

15 July 2011

simpul

Lalu seperti yang sudah-sudah, pembicaraan kita akan terhenti begitu saja. Kita lalu beku dalam diam. Tanpa kesepakatan, tanpa ada titik, tanpa ada akhir dari awal yang sudah kita rangkai sebelumnya.
Seperti asap yang kemudian hilang di belantara udara, seperti itu juga kata demi kata yang kita ucap, hilang pergi begitu saja tanpa makna.
Dan kita tidak pernah mau tahu kemana dan kenapa.
Tidak mau tahu, atau berpura-pura tidak mau tahu.
Entahlah…Kau yang selalu keras kepala, menerjemahkan segalanya dengan logika. Padahal kutahu pasti kau punya rasa.
Lalu kenapa aku masih saja peduli dan tidak membiarkanmu pergi..yg benar benar pergi.






6 comments:

intan.maisarah said...

ada butang pause

monologtinism said...

sukar mencari keserasian..

ghost writer said...

sayangnya masih ada.

penjajah minda said...

hope u doing well

delarocha said...

buang ego.. nanti kamu akan faham penyudahnya.

Dya Zai said...

sayang kau tak pernah berkurang :)